Alokasi Dana Desa di Jambi Tahun 2019 Capai Rp 1,9 Triliun

Alokasi Dana Desa di Jambi Tahun 2019 Capai Rp 1,9 Triliun

Alokasi Dana Desa di Jambi Tahun 2019 Capai Rp 1,9 Triliun
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Provinsi Jambi Luthpiah mengatakan, alokasi Dana Desa untuk Provinsi Jambi tahun 2019 ini mengalami peningkatakan, dari Rp 1,04 triliun menjadi Rp 1,9 triliun.

"Dengan dana desa yang besar ini dapat memberi dampak sangat luar biasa terhadap perubahan wajah desa," ujarnya, Jumat (25/1).

Luthpiah menambahkan, untuk mendorong kabupaten/kota agar bisa menciptakan sumber-sumber ekonomi baru seperti melalui program Bumdes yang telah terbentuk.

"Ini menjadi kerja kita bersama. Melalui Bumdes juga semoga bisa menjadi sumber pendapatan bagi desa untuk membiayai kehidupan desa itu sendiri," paparnya.

Lebih lanjut Luthpiah mengatakan, demi terlaksananya upaya tersebut, pihaknya telah membentuk tim monitoring pengelolaan dan pengawasan serta pengendalian dana desa. Tim monitoring tersebut terdiri dari inspektorat, Bappeda, Bakeuda dan unsur-unsur lainnya.

Sementara untuk dana desa sampai dengan Desember 2018, Luthpiah menyebut Provinsi Jambi telah mencapai 98,32 persen. Dari sebanyak 1399 desa, yang tidak dapat mencairkan dana desa ada 11 desa.

"Terbanyak ada dikabupaten Kerinci, kemudian Bungo, dan Sarolangun. Hal itu karena masih adanya permasalahan-permasalahan yang belum diselesaikan sehingga dananya di Silpakan untuk ditahun 2019 ini," katanya.

DP3AP2 juga berusaha memberikan pembinaan terhadap desa yang bersangkutan, selagi mereka bisa mempertanggungjawabkan maka pihaknya juga tidak sertamerta melanjutkan kelangkah hukum namun masih adanya upaya pembinaan lainnya.

"Tak menutup mata pula bahwasanya masih ada desa yang tidak paham akan pengelolaan dana desa, bagaimana mereka mempertanggungjawabkannya, itu masih ada kita temukan yang demikian," tuturnya.

Oleh karenanya, Luthpiah menghimbau baik pihak kabupaten/kota, kecamatan maupun desa untuk saling mengawasi, memberikan pengarahan pembinaan agar dana desa dapat tersalurkan dengan efektif dan efisien.
"Yang jelas bisa dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Untuk diketahui, pemanfaatan dana desa per 1 Desember tahun 2018 Provinsi Jambi, dalam menunjang aktivitas ekonomi masyarakat berupa Jalan desa 1.181.607 MTR, Jembatan 6.932 MTR, Pasar desa 163 unit, Bumdes 14 unit, Tambatan Perahu 27 unit, Embung 12 unit, Irigasi 864 unit, dan Sarana Olahraga 362 unit.

Sedangkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat berupa penahan tanah 143 unit, air bersih 3677 unit, MCK 463 unit, Polindes 117 unit, drainase 1,258 unit, PAUD 3,376 unit, Posyandu 269 unit, dan sumur 265 unit.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel