Dinsodukcapil Provinsi Jambi Gali Potensi serta Keterampilan Penyandang Disabilitas

Dinsodukcapil Provinsi Jambi Gali Potensi serta Keterampilan Penyandang Disabilitas

Dinsodukcapil Provinsi Jambi Gali Potensi serta Keterampilan Penyandang Disabilitas
Dinas Sosial dan Penduduk Pencatatan Sipil (Dinsodukcapil) Provinsi Jambi menggali potensi keterampilan penyandang disabilitas melalui program unggulan unit pelayanan sosial keliling (UPSK).

Kepala Dinsosdukcapil Arif Munandar melalui Kasi Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Provinsi Jambi Abdul Aziz menyatakan dalam penanganan dan berbagai program telah dilaksanakan.

"Program unggulan disabilitas kita itu ada Unit Pelayanan Sosial Keliling (UPSK) yakni dengan mendekatkan pelayanan kita terhadap masyarakat," ungkapnya, Kamis (25/1/2019).

Aziz mengatakan, tentu mereka juga melakukan kegiatan dalam hal ini mendeteksi dini tentang kecacatan serta pemeriksaan kesehatan yang bekerjasama dengan dokter umum dan spesialis disetiap kabupaten kota.

"Kabupaten/Kota dalam melaksanakan program UPSK pada tahun 2018 lalu, di 5 Kabupaten diantaranya Kerinci, Bungo, Tebo, Tanjung Jabung Timur, dan Tanjung Jabung Barat," terangnya.

Pada tahun 2018 kemarin itu ada sekitar 453 alat bantu yang mereka serahkan disetiap kabupaten kota. Aziz menerangkan, terkait dengan data penyandang disabilitas rata-rata di daerah Provinsi Jambi semuanya ada, baik secara fisik maupun sensorik.

"Dalam penanganan disabilitas ini data penyandang disabilitas seluruh daerah Provinsi Jambi hampir semua ada," jelasnya.

Selain menjalankan program UPSK, pihaknya juga memiliki program lain salah - satunya melatih penyandang disabilitas yang memiliki potensi keterampilan untuk dilatih yang nantinya akan mereka proyeksikan ke setiap panti panti kementrian sosial.

"Kalau di Palembang itu ada pelatihan bengkel, servis hp, menjahit dan lainnya itu minimal dilatih satu tahun. Dan alhamdulillah dari kegiatan itu banyak saudara kita khususnya disabilitas berhasil membuka usaha," tambahnya.

Aziz juga menyampaikan mengenai bantuan untuk tahun 2019 saat ini pihaknya telah mengajukan permohonan kepusat. " Tahun 2019 sudah kita ajukan ke Kementerian Sosial dan saat ini sedang diproses," pungkasnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel